FAKTA PEMANASAN GLOBAL



Þ    Pemanasan global disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Berbagai literatur menunjukkan kenaikan temperatur global – termasuk Indonesia – yang terjadi pada kisaran 1,5–40 Celcius pada akhir abad 21. Saat ini Indonesia merupakan penyumbang emisi karbon ketiga terbesar di dunia dengan total 10 ton s.d 12 ton per kapita pertahun, jauh di atas Inggris yang hanya menyumbang 9 ton per kapita per tahun. Hal termudah yang bisa kita lakukan untuk ambil bagian secara nyata dalam  mengurangi meningkatnya emisi karbondioksida (CO2) adalah dengan cara melakukan penanaman pohon, karena pohon menyerap karbondioksida (CO2) dan sebaliknya pohon memproduksi oksigen (O2). Sebatang pohon menyerupai sebuah pabrik kimia raksasa. Proses-proses kimia yang sangat rumit dijalankan dengan menimbang urut-urutan yang tanpa cela. Ada bukti bahwa organ-organ yang menjalankan proses-proses ini melakukan perhitungan bagaikan seperangkat komputer.

 

Þ    Menurut Preserve Planet Earth, 1 pohon menghasilkan 1,2 kg Oksigen / hari dan orang bernafas perlu 0,5 kg Oksigen / hari ,1 Pohon menunjang hidup untuk 2 orang dan menebang 1 pohon berarti “mencekik” 2 orang. Berarti dengan menanam 1 pohon kita sudah mampu mensuplai oksigen untuk  diri sendiri dan 1 orang lain. Sedang menurut sebuah laporan dari Parlament of Forestry kanada, 1 hektar hutan yang sehat akan memproduksi sekitar 10 ton Oksigen (O2) per tahun dengan asumsi dalam satu hektar berisi 1.000 pohon. Berarti dengan memiliki 1 hektar hutan kita sudah memberikan Oksigen (O2) kepada banyak orang lainnya.

 

Þ    Sepuluh ton sampai dengan dua belas ton karbondioksida (CO2) yang kita produksi per kepala per tahun bisa dikurangi salah satunya dengan menanam pohon. Pohon adalah “pelahap” CO2 yang rakus. Dalam pertumbuhannya, sebatang pohon membentuk masa batang, utamanya dari karbondisoksida yang diserap untuk fotosintesis. Menurut penelitian, sebatang pohon mampu menyerap 6 kg CO2/tahun. Karena itu 1 acre (± 4.047 m2) hutan berisi pepohonan muda menyerap 2,5 ton CO2/tahun. Pohon mencapai kemampuan maksimalnya menyerap CO2 sekitar usia 10 tahun.