GLOBAL WARMING UPDATE







Intergovernmental Panel on Climate Change, lembaga di bawah Perserikatan Bangsa -Bangsa yang memantau perubahan iklim global memperkirakan hilangnya lapisan es di Antartika barat akan menaikkan permukaan air laut di seluruh dunia rata - rata lima meter (source: Kompas 8 Februari 2009)



Pemanasan global disinyalir menjadi penyebab timbulnya cuaca ekstrem dan mengakibatkan kebakaran hebat yang membumihanguskan Negara Bagian Victoria di Australia. Kebakaran ini telah memakan korban tewas ratusan orang, termasuk hilangnya dua WNI. Sebagian besar korban ditemukan di dalam mobil dan di pinggir jalan raya, sepertinya mereka dilalap api pada ketika mereka tengah berusaha melarikan diri dari kobaran api, bisa dibayangkan betapa dahsyat kebakaran tersebut. Kepala Serikat Pemadam kebakaran Peter Marshal, menyeru agar Australia memangkas emisi karbon guna mengurangi efek pemanasan global yang dinilai sebagai penyebab cuaca ekstrem. (source: Media Indonesia 13 Februari 2009)





TANAM POHON BERSAMA KAMI




Urusan menanam pohon adalah hal yang mudah, akan tetapi bagaimana membuat pohon itu bisa tumbuh dan menjadi besar, bukanlah hal yang mudah, beberapa kendala yang dihadapi antara lain:

  1. Program penghijauan yang dilakukan seringkali tidak terdengar kelanjutannya, penekanannya seringkali hanya pada penanamannya, misalnya pencanangan penanaman sejuta pohon, then what next, siapa yang menjamin pohon – pohon yang ditanam tersebut tumbuh besar sesuai dengan yang diharapkan?.
  2. Banyak orang ingin ambil bagian dalam program seperti ini, akan tetapi tidak semua orang bisa melakukannya, di mana harus menanam, bagaimana membesarkannya dsb.
  3. Program seperti ini, pada umumnya merupakan program yang non profit oriented (secara materiil), karena profit yang didapat adalah profit yang bersifat non materiil; produksi oksigen (O2) dan pengurangan karbondioksida (CO2).


Untuk mengatasi ketiga kendala di atas, kami telah, sedang dan akan terus menjalankan program penghijauan kami di Indonesia. Dengan menanam pohon bersama kami, maka ketiga kendala tersebut akan teratasi; KAMI SEDIAKAN LAHAN, KAMI PELIHARA, KAMI ASURANSIKAN, KITA PETIK KEUNTUNGANNYA. System yang kami terapkan adalah Sustainable Forestry.

Kami tunggu partisipasinya.....

Call: Yosep Andriyansyah (mobile: 021 98895502 / 0815866 88698)

Evi Diah Primiwati (mobile: +62 856 92288724 / +62 21 95470555)

Office: 021 8309250

KURANGI PEMANASAN GLOBAL



Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mengerem / memperlambat atau mengurangi laju pemanasan global. Salah satu yang paling memungkinkan untuk kita lakukan adalah dengan melakukan penanaman pohon, dimulai dari diri kita masing - masing. Pohon adalah salah satu tumbuhan fotoautotrof ( dapat mempergunakan energi dari sinar matahari untuk membuat zat makanan), tumbuhan juga membutuhkan oksigen (O2), berbeda dengan mahluk lain yang mengambil oksigen (O2) dari udara, maka tumbuhan menggunakan oksigen (O2) dari hasil fotosintesis, akan tetapi jumlah oksigen (O2) yang dihasilkan lebih banyak daripada kebutuhannya sehingga banyak oksigen (O2) yang tersisa untuk dilepaskan ke udara yang membuat udara menjadi segar. Kita tahu betapa pentingnya pohon bagi bumi untuk kita bisa tinggal di bumi dengan lebih nyaman. Disamping sebagai penghasil oksigen (O2), seperti yang telah diuraikan di atas, pohon juga sebagai pelahap karbondioksida (CO2) yang sangat rakus.

FAKTA PEMANASAN GLOBAL



Þ    Pemanasan global disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Berbagai literatur menunjukkan kenaikan temperatur global – termasuk Indonesia – yang terjadi pada kisaran 1,5–40 Celcius pada akhir abad 21. Saat ini Indonesia merupakan penyumbang emisi karbon ketiga terbesar di dunia dengan total 10 ton s.d 12 ton per kapita pertahun, jauh di atas Inggris yang hanya menyumbang 9 ton per kapita per tahun. Hal termudah yang bisa kita lakukan untuk ambil bagian secara nyata dalam  mengurangi meningkatnya emisi karbondioksida (CO2) adalah dengan cara melakukan penanaman pohon, karena pohon menyerap karbondioksida (CO2) dan sebaliknya pohon memproduksi oksigen (O2). Sebatang pohon menyerupai sebuah pabrik kimia raksasa. Proses-proses kimia yang sangat rumit dijalankan dengan menimbang urut-urutan yang tanpa cela. Ada bukti bahwa organ-organ yang menjalankan proses-proses ini melakukan perhitungan bagaikan seperangkat komputer.

 

Þ    Menurut Preserve Planet Earth, 1 pohon menghasilkan 1,2 kg Oksigen / hari dan orang bernafas perlu 0,5 kg Oksigen / hari ,1 Pohon menunjang hidup untuk 2 orang dan menebang 1 pohon berarti “mencekik” 2 orang. Berarti dengan menanam 1 pohon kita sudah mampu mensuplai oksigen untuk  diri sendiri dan 1 orang lain. Sedang menurut sebuah laporan dari Parlament of Forestry kanada, 1 hektar hutan yang sehat akan memproduksi sekitar 10 ton Oksigen (O2) per tahun dengan asumsi dalam satu hektar berisi 1.000 pohon. Berarti dengan memiliki 1 hektar hutan kita sudah memberikan Oksigen (O2) kepada banyak orang lainnya.

 

Þ    Sepuluh ton sampai dengan dua belas ton karbondioksida (CO2) yang kita produksi per kepala per tahun bisa dikurangi salah satunya dengan menanam pohon. Pohon adalah “pelahap” CO2 yang rakus. Dalam pertumbuhannya, sebatang pohon membentuk masa batang, utamanya dari karbondisoksida yang diserap untuk fotosintesis. Menurut penelitian, sebatang pohon mampu menyerap 6 kg CO2/tahun. Karena itu 1 acre (± 4.047 m2) hutan berisi pepohonan muda menyerap 2,5 ton CO2/tahun. Pohon mencapai kemampuan maksimalnya menyerap CO2 sekitar usia 10 tahun. 

SEKAPUR SIRIH


Blog ini didedikasikan untuk seluruh penghuni planet ini, untuk bersama – sama memikirkan dan mengambil tidakan nyata guna mengerem / memperlambat atau bahkan jika mungkin mengurangi pemanasan global (global warming), sehingga kita bisa mewariskan planet ini kepada anak cucu kita dalam kondisi yang lebih baik dan dalam waktu yang lebih lama, karena jika tidak, kita akan mewariskan sebuah planet dengan berbagai bencana yang kian dahsyat dan mengerikan yang jauh lebih dahsyat dan mengerikan dari apa yang terjadi selama ini; banjir, kekeringan, iklim yang tak menentu, naiknya permukaan air laut, gagal panen, bahan makanan yang semakin langka, mencairnya salju di kutub, makin luasnya padang pasir dan padang rumput dll....

Ayo selamatkan bumi !!!!!!!!